Perbandingan Fitur pada Setiap Device Mode
loading...

Perbandingan Fitur pada Setiap Device Mode

Pendahuluan

Dalam upaya untuk menyederhanakan konfigurasi dan meningkatkan keamanan perangkat jaringan, MikroTik memperkenalkan fitur revolusioner bernama "Device Mode" pada RouterOS versi 7.17 ke atas. Fitur ini menyediakan preset konfigurasi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik berbagai jenis penggunaan perangkat.

Apa Itu Device Mode?

Device Mode adalah kumpulan preset pengaturan yang mengaktifkan atau menonaktifkan fitur-fitur tertentu di RouterOS berdasarkan jenis penggunaan perangkat. Dengan memilih mode yang sesuai, pengguna dapat dengan cepat mengonfigurasi router mereka tanpa perlu melakukan penyesuaian manual yang rumit.

Terdapat tiga mode utama yang tersedia:

  1. Home - Untuk penggunaan rumahan/pribadi

  2. Enterprise (Advanced) - Untuk jaringan bisnis/perusahaan

  3. Basic - Mode dasar dengan fitur minimal

Perbandingan Fitur pada Setiap Device Mode

1. Mode Home ????

Mode ini dirancang untuk penggunaan pribadi/rumahan dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan keamanan dasar.

Fitur yang AKTIF:

  • Firewall dengan aturan dasar untuk perlindungan inbound

  • NAT (Network Address Translation)

  • DHCP Server untuk distribusi IP otomatis

  • DNS Server dengan cache

  • UPnP (Universal Plug and Play) - untuk kemudahan koneksi perangkat

  • Wireless security WPA2/WPA3

  • QoS sederhana untuk prioritas lalu lintas

  • IPv6 support (basic)

Fitur yang NON-AKTIF:

  • Fitur routing advanced (OSPF, BGP, MPLS)

  • VPN server (kecuali konfigurasi manual)

  • Web proxy

  • Hotspot server

  • Advanced tunneling protocols

  • Captive portal

2. Mode Enterprise (Advanced) ????

Mode ini ditujukan untuk lingkungan bisnis dengan kebutuhan keamanan tinggi dan fitur lengkap.

Fitur yang AKTIF:

  • Semua fitur firewall (stateful inspection, filter rules advanced)

  • Multiple DHCP server dengan berbagai scope

  • VPN server (PPTP, L2TP, SSTP, OpenVPN)

  • Routing protocols (OSPF, BGP, RIP)

  • VLAN support

  • Hotspot dengan billing dan captive portal

  • Web proxy dengan caching

  • MPLS (jika hardware mendukung)

  • Advanced QoS dan traffic shaping

  • Monitoring tools lengkap (Netwatch, Traffic Flow)

  • SNMP server

  • API access untuk automasi

Fitur yang NON-AKTIF:

  • UPnP (dinonaktifkan untuk keamanan)

  • Konfigurasi default yang terlalu permisif

3. Mode Basic ??

Mode minimalis untuk penggunaan sederhana atau sebagai starting point konfigurasi kustom.

Fitur yang AKTIF:

  • Firewall dengan aturan sangat dasar

  • NAT

  • DHCP server (single scope)

  • DNS forwarder

  • Konektivitas jaringan dasar

Fitur yang NON-AKTIF:

  • Wireless (kecuali diaktifkan manual)

  • Semua fitur VPN

  • Routing protocols

  • QoS

  • Web proxy

  • Hotspot

  • Monitoring tools advanced

Mode Tambahan yang Tersedia

4. Wireless Mode ????

Khusus untuk perangkat yang berfungsi sebagai access point/wireless router.

Fitur yang AKTIF:

  • Wireless security lengkap

  • Multiple SSID support

  • WPA Enterprise

  • Wireless client isolation

  • CAPsMAN support

5. ISP Mode ????

Untuk router yang berfungsi sebagai gateway ISP atau koneksi internet utama.

Fitur yang AKTIF:

  • Bandwidth management advanced

  • Multiple WAN dengan failover

  • PPPoE server/client

  • Radius client

  • Connection tracking dan stateful firewall

Cara Mengubah Device Mode

routeros
# Melihat mode saat ini
/system device-mode get

# Mengubah device mode
/system device-mode set mode=enterprise

# Opsi yang tersedia: basic, home, enterprise

Manfaat Menggunakan Device Mode

  1. Konfigurasi Lebih Cepat - Hanya perlu beberapa klik untuk menyiapkan router sesuai kebutuhan

  2. Keamanan Teroptimasi - Setiap mode sudah memiliki pengaturan keamanan yang sesuai

  3. Pengurangan Human Error - Mengurangi kesalahan konfigurasi manual

  4. Konsistensi Konfigurasi - Standarisasi pengaturan antar perangkat

  5. Maintenance Lebih Mudah - Mode yang jelas memudahkan troubleshooting

Tips dan Rekomendasi

  1. Mulailah dengan mode yang sesuai, lalu lakukan kustomisasi sesuai kebutuhan spesifik

  2. Home Mode cocok untuk: pengguna rumahan, warnet kecil, kantor kecil

  3. Enterprise Mode direkomendasikan untuk: perusahaan, ISP, jaringan kampus

  4. Basic Mode ideal untuk: konfigurasi kustom dari nol, atau router sebagai bridge

  5. Selalu backup konfigurasi sebelum berpindah mode

Kesimpulan

Device Mode di RouterOS v7.17+ merupakan langkah penting MikroTik dalam menyederhanakan pengalaman pengguna tanpa mengorbankan fleksibilitas. Fitur ini sangat membantu baik untuk pemula yang membutuhkan konfigurasi cepat maupun profesional yang menginginkan baseline konfigurasi yang aman.

Dengan memahami perbedaan masing-masing mode, Anda dapat memilih preset yang paling sesuai dengan kebutuhan jaringan Anda, kemudian melakukan penyesuaian tambahan seperlunya.

Pertanyaan atau pengalaman dengan Device Mode? Bagikan di kolom komentar!


Artikel ini berdasarkan dokumentasi RouterOS v7.17 dan mungkin ada perubahan pada versi selanjutnya. Terakhir diperbarui: Oktober 2024.

0 Comments

Leave a comment